DAMPAK IMPLEMENTASI TELEHEALTH TERHADAP BEBAN KERJA DAN EFESIENSI PERAWAT DI RUMAH SAKIT: A SYSTEMATIC REVIEW
Abstrak
Pendahuluan : Perkembangan teknologi kesehatan mendorong implementasi telehealth sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi telehealth terhadap beban kerja dan efisiensi perawat. Metodologi : Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2021–2026. Dari 5569 artikel yang ditemukan, diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian dan Pembahasan :. Penelitian menunjukkan bahwa telehealth dapat menurunkan beban kerja fisik perawat melalui pengurangan aktivitas monitoring manual serta meningkatkan efisiensi kerja melalui penghematan waktu dan optimalisasi alur kerja. Namun, telehealth juga berpotensi meningkatkan beban kerja kognitif akibat penggunaan teknologi digital. Kesimpulan : Dengan demikian, implementasi telehealth dapat meningkatkan efisiensi pelayanan keperawatan dengan dukungan sistem dan pelatihan yang memadai. Kata Kunci : Telehealth; Beban Kerja Perawat; EfisiensiUnduhan
Diterbitkan
2026-10-31
Cara Mengutip
Rosyidah, N. F., Riyanto, D., & Nurul Fauziah Handayani. (2026). DAMPAK IMPLEMENTASI TELEHEALTH TERHADAP BEBAN KERJA DAN EFESIENSI PERAWAT DI RUMAH SAKIT: A SYSTEMATIC REVIEW. Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(2). Diambil dari https://ojs.akpermarthenindey.ac.id/akper/article/view/224
Terbitan
Bagian
Manajer Jurnal






